Sabtu, 19 Januari 2019

Jalan Juang SMA IT NFBS Bogor 2018


Bagi rakyat indonesia, 10 November adalah hari yang istimewa. Karena pada 10 November ini lah. Rakyat indonesia pernah membuktikan keberanian dan kebulatan tekad untuk bisa merdeka dan berdiri dikaki sendiri. Ultimatum sekutu bahkan disambut dengan pekikan takbir dan hunusan bambu runcing. Semangat yang membara inilah yang patut kita jaga dan lestarikan agar indonesia terus menjadi bangsayang kuat. Banyak hal yang dapat kita lakukan untuk merawat semangat ini, bagi siswa SMA IT NFBS Bogor, salah satunya adalah dengan mengikuti kegiatan napak tilas yang diadakan oleh struktur Pramuka sekolah yang bertajuk Jalan Juang SMA IT NFBS Bogor 2018.

Pada tanggal 10 November 2018 yang lalu, Pramuka SMA IT NFBS Bogor mengadakan napak tilas perjuangan para pahlawan dengan mengadakan jalan juang sejauh 6 KM. Tujuan kegiatan ini adalah memupuk kesadaran santri agar terus merawat semangat perjuangan para pahlawan. Rute yang dipilih sangat menantang santri, dengan kontur naik turun, bebatuan, tanah dan bahkan berlumpur.
Kegiatan dimulai pada sabtu pagi, santri dikumpulkan di NF camp, kemudian santri diminta untuk berkumpul berdasarkan sangganya masing-masing. Kemudian setiap sangga diminta membuat yel-yel. Setelah itu santri diberangkatkan menuju pos pertama.Tholib dan Tholibah dibedakan rutenya untuk mencegah interaksi yang berlebihan. Berdasarkan hasil rapat. Rute Tholibah dibuat lebih pendek. Ada 9 sangga yang diberangkatkan, pola pemberangkatannya dijeda sekitar 3 menit, agar tidak terjadi penumpukan di pos pertama, ini juga membuat rasa persaudaran setiap sangga lebih meningkat.

Pada pos pertama, santri mendapatkan game dan test untuk mengisi SKU, ada tiga materi yaitu, Puasa, Zakat, dan dasa dharma pramuka. Setelah mengerjakan tugas pos 1, santri diarahkan melanjutkan perjalanan menuju pos kedua. Para santri terlihat lelah tapi menikmati perjalan. Setelah sampai pada pos kedua, santri mengerjakan game dan tugas yaitu materi, sholat jenazah, asean, dan sholat. Pada pos kedua ini juga santri diberikan snakck dan minuman agar tetap sigap melanjutkan perjalanan. Santri juga dijamin keamanannya oleh tim sweeper sehingga apabila terjadi sesuatu. Tim keamanan akan mengamankan. Perawat sekolahpun ikut dilibatkan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Pada 10.30, seluruh santri dan para asatidz sampai di NF kembali. Setelah sampai, seluruh santri diarahkan untuk meyiapkan makanan penutup yaitu rujak. Semua santri dan asatidz ikut serta dalam pembuatan rujak, setelah jadi semua memakan rujak dengan lahap. Kegiatan diakhiri pada pukul 12.00.

 

 

MATAHATI DI ALUN-ALUN KIDUL 2


Setelah puas menjelajahi borobudur, kami diminta untuk kembali ke bus. Jarak antara parkir dan candi cukup jauh. Setelah keluar dari gerbang, penjual sovenir langsung mendekati kami. ada yang beli ada juga teman yang menolah dengan halus,  “abang maaf, abang terlalu baik untuk saya”. Loh?

Dari gerbang sampai parkiran, toko suvenir banyak menjual barang-barang yang menarik. Dari gantungan kunci, baju, kalung, gelang, dll. Ruame deh pokoknya. Harganya juga cukup bersahabat. Kalo mau beli barang,saya sarankan untuk beli disini, soalnya sepanjang perjalanan yang paling murah ya disini. Makanannya juga enak kok. Harga lumayan kok. Ciloknya juara,,hehe jauh jauh ke jawa tengah, nyarinya cilok,haha.

Selanjutnya kami menuju Museum Gunung Merapi. Jaraknya lumayan jauh dari borobudur, sekitar 3 jam perjalanan. Saat kami tiba azan sholah jum’at sudah menggema. Sehingga kami berhenti sebentar untuk sholat. Masjidnya sederhana, tapi airnya super dingin. Kantuk langsung hilang. Disekita rmasjid ini banyak tumbuh salak.setelah sholat selesai, aku bertemu dengan adik almamaterku UNILA, mereka dari jurusan THP angkatan 2014. Jauh sekali kalian maennya pikirku. Yang istimewa, masjid ini menawarkan makanan untuk jamaah yang sholat disini, ada roti dan salak. Aku ngambil satu salak, ternyata sodara-sodara, salaknya manis sekali. Nyesel kenapa cuma ngambil satu,huhu.

Kami tiba di MGM ini sekira pukul 1, setelah makan kami langsung msuk kedalam museum. Museum ini terletak di dekat gunung merapai hanya sekira 9 km. bahkan, saat letusan terakhir museum ini masuk zona bahaya. Zona bahaya letusan 2010 adalah 15 km. museum ini dibangun mulaitahun 2005 dan selesai 2009, 1 tahun sebelum letusan besar terjadi. Letusan besar ini membuat banyak korban. Salah satunya adalah juru kunci mbah marijan yang terkenal itu. Kata pemandu, beliau ditemukan dalam keadaan bersujud dirumahnya. Letusan gunung berapi ini mengeluarkan wedhus gembel.  Wedhus gembel adalah awan panas yang keluar dari gunung merapi, panasnya mencapai 7000C dngan kecepatan 200 km/jam. Makhluk hidup yang dilewati oleh awan panas ini pasti langsung mati. Berdasarkah letusan 2010 ditemukan banyak benda yang meleleh, motor, panci, kulkas, piring dan berbagai macam barang lainya. Barang ini adalah barang asli dari para korban bencana yang kemudian disumbangkan ke museum ini untuk menjadi pelajaran bagi masyarakat umum.

Wedus gembel ini terjadi akibat adanya bagian kawah merapi yang belah. Belahannya cukup besar, sehingga membuat awan panas ini meluncur kebawah. Bila gunung berapinya tidak memiliki kawah, biasanya awan panasnya akan terbang keatas, bahkan pernah mencapai 9 km tingginya. Gunung berapi ini masuk kedalam 127 gunung berapi aktif yang ada didunia. Gunung berapi di indonesia dibagi menjadi tipe A, B, dan C. aku lupa apa pembagiannya yang jelas, ini pembagian ini berdasarkan catatan ayng ditemukan oleh pemenrintah belanda saat itu. Gunung merapi ini termasuk kedalam ring of fire. Gunung ini terbentuk akibat bertumbuknya lempeng australia dengan lempeng asia. Gunung ini adalah gunung berapi yang paling aktif di Indonesia.

Museum ini cukup baik, designnya keren.parkirannya cukup luas. Ada mushola juga, meski musholanya terletak cukup jauh dari bangunan utama. Atapnya memiliki kecuraman yang tinggi. Dimaksudnya agar bila terjadi hujan abu dari gunung merapi tidak membuat atap ambruk karena menaham beban yang besar. Museum ini terdiri atas dua lantai. Di lantai pertama kami ditunjukkan banyak hal. Ada barang barang peninggalan korban erupsi gunung merapi yang  dipindahkan dan di atur agar semirip mungkin dengan kondisi bencana. Ada juga miniatur gunung merapi. Kami dipandu oleh mbak Nana, beliau merupakan lulusan UNY jurusan Geografi. Sehingga beliau menjelaskan merapi dengan lancar dan menjawab pertanyaan-pertanyaan kami.

Dilantai kedua, ada ruangan untuk menonton filim tentang merapi tapi karena kami datang terlambat, ruang filmnya sudah ditutup dan akan dibuka lagi besok. Tapi kami sempai ditunjukkan simulasi gempa. Ada ruangan kecil yang bisa bergerak-gerak layaknya sedang terjadi gempa. Kerek pokoknya. Tak lama kemudian kami diminta untuk keluar dari museum karena museum akan ditutup.

Kami keluar sekitar pukul 3 sore. Setelah bersiap kami menuju tempat selanjutnya yaitu tebing breksi.

Tebing breksi ini adalah wisata buatan. Berupa batu kapur yang di ukir. Sepertinya, ini adalah bukit batu yang pernah ditambang. Kemudian setelah selesai, sisa dari penambangan ini kemudian di pahat oleh seniman setempat.

Saat kita datang  kira–kira setelah ashar. Jadi, kami langsung sholat. Masalahnya adalah kamar mandi disini hanya ada 1. Karena ngantri, aku kekamar mandi setelah solat. Ternyata setelah sholat, masih ngantri. Parah.

Setelah selesai dengan urusan belakang. Kami langsung naik ke bukit batu buatan. Ada dua sebenarnya. Yang pertama, ada bukit kecil yang diatasnya di pahat patung singa. Tingginya kira-kira 10 meter. Tangganya pun dipahat dari batu bukit. Keren deh pokoknya.

Bukit kedua, ini jauh lebih besar dari bukit pertama. Sebelum naik, kita akan disuguhkan dengan ukiran naga di dinding bukit batu. Besar sekali. Di bukit ini juga tangganya dipahat dari bukitnya itu sendiri. Tapi ada yang menarik disini, kita bisa poto bersama burung hantu, dengan membayar seikhlasnya keren kan. Burung hantunya banyak. Kita sih antusias, tapi ga tau burung nya. Mungkin dia muak dengan bau asem kami yang dari pagi ga mandi,hehe.

Diatas bukit ini ada lokasi poto yang memang disewakan bagi pengunjung. Cukup luas diatas ini. Bagian menariknya adalah disini kita bisa melihat sunset! Keren banget saat melihat matahari berubah menjadi keemasan dan akhirnya gelap.

Saat turun, kami masih sempat berfoto-foto ria sampai pemandu kami agak nampak kesel. Untuk aja ga sampe ngelempar pake batu,hehe. Saat jalan keparkiran, kami masih sempet-sempetnya beli eskrim. Pemandu makin dongkol. Kita dapet sepeda. Dikira jawab pertanyaan presiden tentang ikan haha.

Kami mulai berangkat menuju ke hotel pukul 18.30. kami tidur selama perjalanan. Kami tiba kira kira pukul 19.30 di hotel. Hotel ini terletak di jalan parang tritis. Namanya hotel matahari. Hotelnya cukup baik. aki sekamar dengan 4 orang lainnya. Kasurnya empuk, kamar mandinya bersih, ada tv. Bagus kok. Kami mandi, sholat kemudan makan malam. Aku cape sekali, sehingga makannya lahap hehe.

Kami diijinkan untuk keliling-keliling jogja malam itu. Karena memang tidak ada agenda dri pemandu. Jadi, aku dan teman teman berencana berkeliling menjelang malam. Kami berencana ke alun-alun kidul dan tugu yogyakarta. Untuk kealaun alun, kami memilih berjalan kaki. Ini keputusan yang ceroboh. Ternyata jauh sodara-sodara. Tapi sepanjang perjalannan memang rame kok. Di sepanjang jalan parang tritis saja café banyak yang buka. Tapi masalahnya, café-café disini emang ditujukan utuk turis, jadinya yah mereka menyesuaiakan barang dagangan dengan kebutuhan turis termasuk minuman keras. Bukan es batu ya. Tawarannya sama kayak mbak-mbak mangga dua. “silahkan masuk kakak”, katanya dengan pakaian yang kayaknya kekecilan.

Kami sampai dialun alun kidul sudah agak malam. Tapi ramai sekali, alun alun ini adalah berupa lapangan. Tapi ditengah lapangan ada dua pohon beringin yang dikeramatkan. Mitosnya kalo kita bisa melewati tengah beringin dengan mata tertutup. Maka keinginan kita akan terwujud. Tapi ini hanya mitos. Kalo mau terkabaul berdoalah kepada Allah. Tumben lagi bener,, maap yak,

Disini juga ada mobil-mobilan yang digerakkan dengan pedal. Seperti sepeda. Yang dihias lampu dan dibentuk seperti mobil sungguhan. Bahkan ada musiknya. Penumpang maksimalnya hanya 4 orang. Kami pengen nyoba tapi ga jadi, harga lumayan, 30 ribu perputaran.

Aku masih lapar, sehingga makan lagi. Aku makan sate disini, tapi harga sama kayak jakarta. katanya makanan disini murah,,huhuhu. Kemanakah makanan murah itu,,? Di alun alun ini juga, ternyata ada matahari, meskipun malam matahari ini tetap bersinar terang. Tak kurang keindahannya. lebar penutupnya, berwarna pink keunguan, bertasbih melihatnya, indah sekali. Katanya matahari sudah memutari tempat ini dua kali. Ini ngomong apa lah? Hehe

Setelah puas duduk disini, kami menuju tugu jogjakarta. Tadinya mau jalan lagi, tapi kami pilih naik ojek online aja deh biar mudah. Tak jauh sebenarnya, paling 15 menit naik mobil. Disini kami berfoto. Biar punya kenangan kayak orang-orang.haha

Habis itu makan angkringan, tak jauh dari tugu. Disini juga ada kopi joss. Kopi yang dikasih arang menyala. Rasanya hampir sama. Sanya saja penyajiannya yang beda. Kopi joss diseputaran jogja sangat populer. Tak sulitmencarinya. Harganya tetep kayak dijakarta. Ini makanan murah jogja itu dimana? Kayaknya Cuma mitos. Tugu ini merupakan perempatan jadinya banyak mobil yang lewat. Harus hati-hati saat disini. Kami pulang sekitar pukul 12 malam, kami khawatir terlalu malam soalnya.

Kami sampai hotel sudah sampai tengah malam. Aku langsung kekamar dan tidur. Aku berharap besok perjalanan kami menjadi lebih indah lagi.

 Pagi-pagi sekali. Kami masih tidur. Ya iyalah. Maksudnya kami bangun kesiangan. Dan kami langsung mandi dan siap siap untuk keluar hotel. Karena hari ini kami akan ke museum batik. Kami santai saja, mandi ganti baju. Sempet nonton tv. Ternyata, kami kamar terakhir yang siap. Kamar yang lainnya udah sepi. Setengah berlari, aku ke ruang makan dan makan secepat dan sebanyak yang bisa dimakan. Laper.

Dengan pandangan setengah nanar. Pemandu meminta kami yang terlambat untuk segera duduk. Setelah duduk, pemandu kami memberi tahu bahwa kami akan kemuseum batik. Ternyata, jaraknya ga jauh. Jalan kaki saja nyampe. Ngapain naek mobil coba? Baru naek disuruh turun lagi. Kok bisa naek turun,,kok bisa naek turun...nyanyi lagi papua.

Museum ini sebenarnya merupakan pabrik batik yang masih beroperasi. Hanya saja sepertinya tempat ini dijaga oleh pemerintah Jogja sehingga bertahan dengan baik. Kami masuk lewat pintu samping yang langsung menuju pabrik yang berada dibagian belakang museum. Disini ada tulisan mengenai jenis-jenis batik dan tahapan pembuatan batik. Bahkan ada bahan bahan pembuat malam. Malam ini adalah bahan penutup batik. Bisa ditulisi dibatik atau dicetak menggunkan cetakan. kemudian batik di warnai dengan warna dasar, hitam, coklat, kuning dan lain-lain. Setelah ditulisi, batik di rebus, sehingga malam akan lutur dan menyisakan pola. Setelah itu, batik diberi lapisan warna sehingga warnya tidak mudah luntur.

Selembar batik, bisa sampai 2 bulan pembuatannya. pabrik batik disini tidak menggunakan mesin, batiknya benar benar buatan tangan. Karenanya batik disini dijual dengan harga yang sedikit lebih tinggi. Dari 80.000 ribu sampai 10 juta..itu kain yang 10 juta kalo sobek nangis guling-guling.

Disini juga, aku melihat matahari sedang belajar membatik. Hanya saja tak mampu bicara. Kata tercekat ditenggorokan.

Kami bergerak lagi. Menuju keraton. Sekira pukul 10. Lapangan keraton menyambut kami dengan gagah. Meskipun panas, cukup terik aku masih bersemangat. Soalnya belum pernah kesini. Aku ingin melihat keraton yang hanya bisa kulihat dibuku-buku sejarah saat SMA.

Keraton ini sangat luas. Saat kami masuk, dipelataran keraton banyak warga yang berjualan disini. Dari makanan, sampai souvenir. Tapi menurutku, harganya sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan sekitaran borobudur. Kami masuk dan dipandu oleh abdi dalem keraton. Sudah sepuh yang jadi pemandu kami. Dipintu masuk keraton ada pos penjaga yang diisi oleh abdi dalem keraton. Saat kam imasuk pun ada abdi dalem yang duduk-duduk di depan keraton. Menurut pemandu kami, mereka itu adalah para pensiunan PNS yang kemudian bertugas sebagai abdi dalem keraton.didalem keraton ini kami ditunjukkan tempat tinggal putra dan putri keraton. Didalam keraton ini juga ada museum peninggalan dari raja-raja terdahulu. Tapi sepenglihatanku barang yang terbanyak merupakan perlengkapan dari Sultan Hamengkubuwono ke IX. Dari baju, senjata, kamera, tempat makan, singgasana dll. Banyak kok.

Bahkan, saat kami masuk sampai pulang. Ada pertunjukkan wayang kulit di istana. Disini banyak sekali turis asing yang terlihat.

Setelah puas berkeliling istana, kami sholat dhuhur di masjid kauman. Masjid ini adalah masjid yang di dirikan oleh Ahmad Dahlan. Rasanya senang sekali. Karena tempat ini adalah awal mula berdiri Muhamadiyah.

Setelah sholat kami menunggu makan siang. Ternyata makan siangnya menjelang sore. Setelah makan, kami berangkat pulang kejakarta. Tapi mampir dulu ke bakpia java. Disini banyak sekali oleh-oleh yang dijual. Tempatnya baik, mewah. Tapi, harganya agak gak bersahabat untuk saya ayng berkantong tipis.hehe. jadinya ga beli apa-apa.

Sepanjang perjalan pulang itu, aku tidur sepanjang perjalan. Tapi ternyata macet, sehingga kami sampai jakarta siang hari pukul 14.00.

Ternyata, jalan-jalan kejogjakarta adalah pengalaman yang menyenangkan. Lain kali, main lagi ya. Tapi gratis hahaha.

Senin, 16 April 2018

MATAHARI DI ALUN-ALUN KIDUL (1)



 MATAHARI DI ALUN-ALUN KIDUL (1)
Tanggal 27 juli kemarin, kami, mahasiswa PPG UNJ, berangkat menuju jogjakarta. Ini merupakan salah satu program asrama, yakni wisata edukasi. Kegiatan ini bertujuan untuk membuat kami menjadi guru profesional dengan mengenal budaya yang ada di Indonesia katanya. Aku sih nganggepnya jalan jalan.hehe, maapken yak. Aku  sendiri belum pernah ke Jogja soalnya. Jadinya antusias banget. Hehe. katrok banget ya, kalo temen-temen sih kayaknya ada yang udah sering ke jogja jadinya mereka gak terlalu antusias. Bahkan ada yang rumahnya di jogja. 

Malam sebelum berangkat aku menyiapkan barang yang akan dibawa. Maunya sih ringkas, tapi kami diminta bawa pakaian olahraga dan batik. Ini untuk keperluan dokumentasi. Lagipula kami akan mengunjungi keraton, jadi katanya harus pakai batik biar sopan.

Kami berangkat sekira pukul 15, berdasarkan jadwal. Tapi ternyata kami berangkat sekira pukul 16. Karena ternyata mobil yang akan membawa kami terjebak macet. Setelah menerima arahan dari Pak Toto Bintoro, kami langsung berangkat menuju jogja. Kami menggunakan 6 bus karena total mahasiswa yang akan berangkat sekitar 260 orang. Aku masuk bis 6, bersama teman-teman sekelas MTK dan Pendidikan luar biasa. Aku sendiri dari prodi MTK, jadi Kalo dijumlahkan sekitar 40 orang.

Sejak berangkat, suasana ramai sudah terlihat di bus. Teman-teman sekelas yang memang punya suara  keras diatas rata-rata, memang tak sungkan-sungkan mengeluarkan suara. Suara pesawat super sonik aja dibuat keki. Aku agak kasihan dengan teman-teman dari PLB, yang rata-rata pendiam. Tapi mereka memang luar biasa kok. Tetap tenang dengerin kami nyanyi-nyanyi ga jelas. Nanganin anak berkebutuhan khusus aja, mereka sanggup apalagi cuma kami. guru PLB itu udah cantik, sholihah, manis, pokoknya keren deh. Ini ngomogin apa lah..hahaha. maklumin ya, hehe.

Fasilitas bus cukup baik, ada bantal, selimut, kasur beneran ada tapi Cuma buat supir kalo mau istirahat, dispenser, juga ada mesin cuci, kulkas, yang ini nggak ding, bohong! Cukup baik kok, malahan AC nya dingin banget. Sayangnya ga ada kamar mandi aja. Soalnya kalo dihitung-hitung, lumayan juga biaya untuk ke kamar mandi. pan kita 4 hari dalam perjalanan. Kalo sekali masuk kamar mandi 2000,  itung aja sendiri. Kayaknya mesti memikirkan tentang bisnis toilet.

Pertama kali transit, kita berhenti di kilometer 57 di tol Cipali. Habis itu kita berhenti lagi di rumah makan pringsewu. Kita makan malam dan sholat disini. Dirumah makan ini, ada promo khusus, kalo ulang tahun dibulan ini, dapet puding gratis. Makanannya enak, nasinya pulen. Kayaknya nasinya make Beras Mak Ny*S, beras yang kemaren abis digerebeg rame-rame. Soalnya pulen beud.hehe. aku sih bingung kenapa beras ini digerebek. kan wajar beli mahal dari petani, dipisah jadi premium dan dijual lebih mahal. Ga dipaksa kok yang mau beli. Harusnya yang digerebeg itu yang jual mahal Listrik sama garem, barang yang dibutuhkan tiap hari malah mahal. eh. Kok ngelantur ya.

Menjelang tengah malam kita berhenti di sebuah restoran di bumi ayu, jawa tengah. Kira kira pertengahan antara jakarta-jogja. Kita berhenti unuk sekedar kekamar mandi untuk kemudian melanjutkan perjalanan. kita makan pagi, mandi dan putu-putu,,hehe. Dirumah makan ini ada yang jual pernak pernik untuk oleh-oleh, ada kacamata, gantungan kunci, topi. Disini murah kok, gantungan kunci aja Cuma 1000.

Sekira jam 8 kami berangkat menuju objek pertama, yaitu borobudur. Tidak jauh dari tempat kami makan, paling hanya 15 menit. Saat keluar dari mobil, ternyata masih sepi, maklum kami dateng kepagian agaknya. Soalnya masih jam setengah 9, bahkan banyak toko sovenir masih tutup.
Kami berjalan cukup jauh menuju pintu masuk. Selama perjalanan menuju pintu masuk, aku melihat banyak turis asing yang berkunjung kesini. Dipintu masuk ada tempat yang menyediakan semacam sarung. Sarung ini dipakai bila ada pengunjung yang memakai pakaian terlalu terbuka, karena ini adalah tempat sucinya umat budha maka harus dihormati. Jadi, disarankan kalo mau kesini kenakan pakaian yang sopan ya.

Kami masuk dari pintu selatan, dari jauh kemegahan borobudur sudah terlihat. Gagah. Hitamnya batu andesit yang khas membuat aroma mistisnya makin terasa. Juga ada bagian jalan yang ditutupi oleh payung. Artistik sekali. Saat kami tiba, ternyata sedang ada festival musik untuk menarik wisatawan. Menurut pemandu kami,borobudur adalah bangunan suci umat budha. katanya beliau juga, kalo umat hindu mau buat bangunan suci harus tiga syarat, yaitu berada ditempat tinggi, dekat air dan hutan. Disekitar borobudur juga, ada pohon yang disucikan oleh umat budha. tapi saat kami kesana, pohonnya sedang meranggas sehingga kami tak bisa melihat secara utuh.

Sambil mendengarkan, kami berjalan menaiki tangga. Dari bawah sampai menuju bagian pondasi borobudur, kau hitung ada 60 anak tangga. Ini baru dasar, masih 6 lantai lagi! Di borobudur  ada patung singa, katanya jumlahnya ada 32 buah. Aku sih ga ngitung, percaya aja deh.
Aku langsung naik ke lantai paling atas, tangganya sudah dibuat dari kayu dan besi sebagai ganti tangga batu. Ini dibuat agar batu aslinya tidak rusak. Borobudur pernah dipugar dua kali, pertama oleh pemerintah belanda, kedua oleh pemerintah RI. Borobudur juga pernah rusak karena gempa. Saat kami kesini. Ada bagian dari candi yang ditutupi oleh terpal, kemungkinan sedang di pugar juga. Borobudur dikelilingi oleh pegunungan, pemandangan dari atas sungguh indah. 3600 pemandangan dapat kita lihat. Sungguh luarbiasa. Aku sampai bingung, bagaimana mereka membuat bangunan semegah ini dengan hanya menumpuk batu. Iya sih, soalnya kalo menimpuk batu namanya tawuran.
 
continue

Selasa, 08 Agustus 2017

PULAU KELOR, PULAU ONRUST DAN PULAU CIPIR UTARA JAKARTA



PULAU KELOR, PULAU ONRUST DAN PULAU CIPIR
UTARA JAKARTA

Pada tanggal 9 juli 2017 kemarin, aku bersama teman-teman pergi ke pulau Kelor, Onrust dan Cipir. Pulau-pulau ini terletak di Kepulauan Seribu, Jakarta. Seminggu sebelumya, kami diberi tahu, bahwa di pulau-pulau itu ada peninggalan Belanda. Bahkan cerita mistis juga menyeruak ketika kami mencari informasi. Katanya ada noni belanda yang meninggal sebelum menikah. Serem amat yak. Tapi, justru karena itu, aku dan teman-teman ingin kesana. Liburan murah meriah tapi dapet pengetahuan dan sejarah. 
Poto Sisa Bangunan Benteng di Pulau Kelor 
Ohya perkenalkan, aku adalah mahasiswa PPG UNJ, kuliah sertifikasi guru.Kami berangkat bersama dari asrama. Tidak terlalu banyak sih. Kira kira 50 orang. Kami berangkat dari asrama sekitar pukul 5. Soalnya, tim pemandu meminta kami berkumpul di Dermaga Muara Kamal, Jakarta Utara pukul 7.30 . Dermaga ini cukup jauh dari asrama kami yang berada di rawamangun, so kami harus berangkat dari pagi biar ga kejebak macet. Kami memutuskan untuk naik transjakarta soalnya Cuma Rp 3.500 kita sudah bisa keliling jakarta, aman dari copet, dan ber-AC . Masalahnya adalah jika kita laki-laki, maka dipastikan berdiri kalo lagi jam sibuk. Aku sendiri pernah berdiri hampir 4 jam. Pengen ngeglosor, tapi dimarah kondektur. Sedih pokoknya. Ditambah lagi lama sampai tujuan apalagi kalo transit. Kalo naek ojek online, lumayan mahal bisa buat jajan 3 hari. Tapi keuntungannya, pasti duduk dan cepat sampai. Setelah dipertimbangkan bersama teman-teman, kami memutuskan untuk naik transjakarta. Lumayan irit, demi kau dan si buah hati terpaksa kau harus begini. hehe
Kami sampai dermaga kira kira pukul 7 pagi. Sampai dermaga, ternyata dermaga ini digunakan juga untuk bongkar muat hasil laut. Bahkan, sepanjang jalan keluar dari dermaga merupakan pasar. Sehingga, aroma amis semerbak mewangi. Sampai pusing dibuatnya. Di Dermaga juga sudah banyak orang yang bersiap untuk menyebrang. Karena ini merupakan open trip, peserta yang ikut cukup ramai. Aku hitung lebih dari 10 kapal, dengan satu kapal berisi kira-kira 30 orang.
Sambil menunggu kapal berangkat, aku dan teman-teman duduk didermaga. Karena tempat duduk terbatas, sebagian dari penumpang duduk lesehan. Tapi ada kantin kok. Sehingga kalo mau sarapan, disini maenyediakan makanan. Aku sendiri makan mie rebus instan, soalnya ga sarapan saat berangkat. Kami berangkat dari dermaga menuju pulau sekitar pukul 8. Kapal melaju dengan pelan. Ombak pesisir utara jakarta ini tidak terlalu keras, cendrung tenang malah. Tapi, air di dekat demaga sangat hitam. Seperti air oli. Hii. Semakin menuju pulau kelor, air laut berubah menjadi semakin cerah. Saat dalam perjalanan, kami juga melihat pulau reklamasi yang sedang ditangguhkan kelanjutannya.


Bagian yang Tersisa dari Rumah Sakit di Pulau Onrust
Setelah setengah jam, kami sampai dipulau pertama yaitu pulau kelor. Pulau ini tidak terlalu besar, namun ada bangunan bersejarah yang masih berdiri kokoh disini. Yaitu benteng motelo. Benteng ini berbentuk seperti silinder yang tingginya sekitar 6 meter. Benteng ini seperti pos pengamatan menurutku. Kokohnya bangunan masih terasa sampai kini. Meskipun ada bagian benteng yang terabrasi oleh air laut. Bahkan nyaris ada yang habis. Beruntung, pemerintah setempat membuat pemecah gelombang untuk benteng ini.sehingga abrasi tidak semakin parah.
Kami cukup lama di pulau kelor ini, sekitar  2 jam. Banyak yang mengambil foto disini. Tapi pulau ini hampir tidak memiliki pohon, hanya beberapa saja, sehingga pulau benar-benar panas menjelang tengah hari. Kulitku yang memang kayak aspal makin gelap ga karu-karuan. Sebenarnya, Pulau kelor berbentuk memanjang, pasirnya berwarna putih bersih. Tidak seperti dermaga muara kamal, warna air laut di pulau ini berwarna cerah. Bahkan banyak ikan ikan kecil berkeliaran didekat kapal. Disini tersedia kamar mandi, tempat penjaga, bahkan warung mini. Jadi tak perlu khawatir.
Setelah puas mengambil gambar dipulau ini, kami bergerak kepulau kedua. Pulau kedua ini tidak terlalu jauh dari pulau kelor. Namanya pulau On Rust. Pulau ini adalah pulau yang paling besar diantara pulau pulau yang ada di sekitarnya. Mungkin sebesar 6 kali lapangan bola. Dapat terlihat jelas bila pulau ini lebih banyak fasilitas dibanding pulau pulau yang lain. Saat belanda masih menggunakan pulau-pulau ini, pulau onrust adalah pulau utamanya. Pulau ini  banyak sekali pepohonan, sehingga sangat sejuk. Bahkan di tengan pulau, angin laut sudah tidak terasa.
Pulau onrust, dulu memiliki banyak fasilitas. Dari dermaga, kincir angin, rumah sakit observasi, asrama, rumah dokter, gudang, penjara dan banyak lagi. Karena berdasarkan denah zaman dahulu, pulau ini merupakan komplek yang luas dan lengkap. Bahkan pulau ini pernah menjadi tempat karantina untuk jamaah haji. Sampai akhirnya tempat karantina jamaah haji dipindahkan ke  pelabuhan tanjung priok. Tempat ini adalah tempat pertama belanda saat pertama kali datang ke jakarta. Mereka menyiapkan peralatan sebelum menyerang jakarta ditempat ini. Bangunan yang masih berdiri kokoh adalah rumah dinas dokter. Bahkan rumah ini sekarang dijadikan sebagai museum. Tempat untuk memamerkan peninggalan belanda di pulau-pulau ini. Ada meriam, pecahan keramik, alat mandi, denah dan maket pulau saat masih digunakan, alat pertukangan dan lain-lain. Disini sudah dibangun masjid, ada juga kantin untuk makan sehingga pengunjung cukup terlayani dengan baik. Selisih harganya pun masih masuk akal.
Dapur Umum dipulau Onrust
Setelah kami sampai ke pulau onrust, kami langsung cari tempat untuk makan karena saat berangkat kami memang belum makan dari pagi. Tanpa basa-basi, kami langsung memamah biak dengan semangat,hehe.  Setelah makan, kami berkeliling. Ada juga teman yang lelah, sehingga langsung menggelar hammock dan tidur. Aku sendiri, berkeliling. Aku tercekat saat masuk kekomplek pemakaman pulau ini. Dipulau ini ada makan maria, yang konon katanya meninggal saat hendak menikah.
 Pulau ketiga yang kami kunjungi adalah Pulau Cipir. pulau ini lebih kecil dari pulau onrust, tapi lebih besar dari pulau kelor. Pulau ini terdapat reruntuhan rumah sakit. Katanya, rumah sakit ini adalah tempat isolasi bagi penyakit menular yang ada di batavia, karena pulau ini jauh dari batavia. Bahkan ada ruangan untuk operasi. Kami sampai ditempat ini kira-kira pulau 4 sore. Sehingga sudah sore kami disini. Kami menuju bagian belakang pulau untuk menunggu matahari terbenam. Ramai sekali disini, karena tempat ini adalah tempat yang dituju banyak orang. Kami bernyanyi dan bergembira disini. Sambil sesekali kami foto selfie.
Matahari Terbenam Dipulau Cipir
Sebelum kami pulang, kami diberikan lampion oleh panitia untuk diterbangkan saat matahari tenggelam. Masalahnya, teryata menerbangkan lampion tidak semudah kelihatannya. Aku? jangan ditanya, hah cuma lampion. Kecil. Tapi ternyata sodara-sodara, gagal saat diketinggian 2 meter, dan lampion langsung terjun kelaut. Menggelepar sejenak kemudian mati tenggelam. Menyedihkan. Tapi,  tau kan tagline nya lampion. itu lho, “Cintailah ploduk-ploduk indonesia”. Hehehe. Garing ya, Maap maap.
Setelah puas menerbangkan lampion, peserta diminta kembali ke kapal masing masing untuk kembali kedermaga muara kamal. Kami sampai dermaga muara kamal sekira pukul 8 malam. Untuk tiket perjalanan, harganya cukup murah. Satu kali perjalanan hanya Rp 85.000, tapi tidak termasuk makan. Kita bisa membawa bekal dari rumah atau menambah Rp 18.000 dari harga tiket.
Obeemedia

Senin, 08 Mei 2017

KMD part 1

Kursus Mahir Dasar(KMD)
PPG Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
part 1


Saya adalah mahasiswa PPG UNJ. PPG adalah singkatan dari Pendidikan Profesi Guru. Program beasiswa ini bertujuan menghasilkan guru profesional yang bisa menjadikan pendidikan Indonesia menjadi lebih baik. Salah satu  kegiatannya adalah mengikuti Kursus Mahir Dasar (KMD) Pramuka. Pertama denger KMD, saya langsung berfikir, akhirnya bisa kemah, yes !

Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap, tahap pertama yaitu indoor dan tahap kedua adalah outdoor. Tiga hari terakhir ini,  kami mengikuti kegiatan indoor.

Kegiatan ini dibuka di GSG FIK UNJ oleh Sylviana Murni sebagai Kwarda Jakarta. Acara pembukaan ini dimulai sekitar pukul 8.00. Peserta yang sekitar 250-an orang langsung bersemangat saat Ibu Kwarda mengajak bernyanyi dan melakukan tepuk pramuka.  Inti sambutannya, masalah guru itu cuma kreativitas, tapi ini kesimpulan pribadi lho.



Setelah pembukaan berakhir, kami mulai dibagi menjadi beberapa kelompok. Karena metodenya menggunakan suara hewan untuk membuat kelompok, jadilah “kekacauan” yang menyenangkan, Hehehe. Ayam, kambing, kucing, dan bermacam macam binatang, yang parah adalah suara cicak. Gimana suaranya mau kedengeran di kerumunan coba? Kalo ga percayatiruin !

Setelah disesuaikan dengan jumlah peserta akhirnya kami dibagi menjadi 4 kelas, masalahnya bukan berdasarkan jenis hewan yang susah-susah nyari temennya, tapi ternyata berdasarkan hitungan 1,2,3,4. Kan aneh. BTW, menyenangkan kok. Gimana gak seneng. Nyanyinya sampe beralbum-album, komentar temen. Dalam satu sesi aja bisa nyanyi sampai 10 lagu baru yang sama sekali gak pernah denger. Entah gimana ngapalnya.
Setelah itu, kami mulai dipisahkan berdasarkan kelompok dan mendapatkan materi. Tapi, sebelum materi, kami mengerjakan pre test sebanyak 50 soal yang berkaitan dengan pramuka. Hasilnya dibagikan saat sore, sudah ditebak gimana nilainya, ternyata saya harus belajar banyak tentang pramuka.







Kami belajar tentang dinamika kelompok dan membahas tentang kontrak belajar. Setelah makan siang, kami belajar tentang sejarah pramuka dan kepres 238/1961 dan UU gerakan pramuka. Setelah makan siang, mata mulai agak sulit diajak kompromi. Pengennya merem aja Menjelang sore, kami belajar Prinsip Dasar Pramuka dan Materi Kepramukaan (PDK dan MK). Selama materi, tak lupa beralbum-album lagu baru diajarkan. Kami sampai bingung menghafalnya. Ditambah lagi, tepukannya bermacam macam. Heboh. Menjelang pukul 17.00, kami berdoa dan  pulang ke kandang masing-masing dengan mata sayup-sayup.


Obee-media

Senin, 13 Maret 2017

CARA MENGHIAS POWER POINT DAN WORD

CARA MENGHIAS POWER POINT DAN WORD

Ada beberapa hal yang dapat kia lakukan untuk memperindah tampilan power point dan word yang kita kerjakan. sebenarnya ini adalah kreativitas si pembuatnya masing-masing. namun, kita dapat memperindah tampilan dengan mengijuti point-point seperti dibawah ini :


1.      Gunakan background yang beragam
dengan backgroun beragam, kita dapat menghias ppt kita, memang sedikit melelahkan karena kita harus mencari dan memantaskan background dan tema ppt kita. tapi ini berguna kok
2.      Gunakan animasi gif yang beragam dan sesuai

cari aja gif yang ada, cari yang susuai, yang lucu juga baik kok.
3.      Gunakan video

ada baiknya ada video, baik video berkaitan konten atau video motivasi atau bahkan yang lucu.
4.      Gunakan kata motivasi
5.      Gunakan gambar
6.      Gunakan suara
7.      Gunakan tombol hyperlink
8.      Gunakan suatu  tema untuk merangkai


Cara menghias word.
1.      Konten harus sesuai
2.      Gunakan gambar
3.      Gunakan animasi
4.      Gunakan font
5.      Gunakan tema untuk merangkai
6.      Gunakan bentuk
7.      Gunakan kata motivasi
8.      Gunakan prinsip –prinsip lay out
9.      Gunakan border

Insya Allah word maupun power point anda akan menarik.
Best regards